Melihat Keunikan Desa Wisata di Bali

2 min read

Desa Wisata di Bali

Bali Trilogy – Wisata berupa pantai tentu sudah sangat populer di Bali bukan? Nah, untuk anda yang ingin menemukan suasana tenang di Bali, cobalah untuk mengunjungi beberapa desa yang tersebar dipenjuru bali. Memutuskan liburan dengan mengunjungi Desa Wisata di Bali memang bisa menjadi pilihan yang terbaik untuk anda selain Pantai, bar atau beach club. Untuk anda yang sedang mencari tempat wisata tersebut, dibawah ini beberapa rekomendasi tempat wisata yang wajib dikunjungi di Bali bersama keluarga atau orang tercinta.

Desa Penglipuran Bali

Anda pastinya sudah pernah melihat keindahan dari desa ini di TV bukan? Ya, desa ini memang menjadi salah satu lokasi syuting film atau FTV yang ada di Indonesia. Berkat dijadikan sebagai lokasi syuting dan social media, pamor desa ini memang semakin melejit. Desa Panglipuran seakan menjadi desa wisata di Bali yang wajib untuk anda kunjungi. Disini, anda juga akan menemukan daya tarik tersendiri seperti bisa mencicipi makanan tradisional hingga melihat kerajinan tangan. Untuk bisa memasuki desa wisata ini, maka setiap wisatawan harus membayar 15 ribu. Desa penglipuran pernah mendapatkan penghargaan sebagai desa terbesih di Bali selama beberapa tahun berturut-turut. Keunikan rumah disini adalah tidak adanya tembok pembatas antara rumah satu dengan rumah lainnya. Disini juga ada minuman yang bisa anda coba, namanya Loloh Cemcem atau sejenis Jamu tradisional yang rasanya sangat enak.

Desa Penglipuran
Desa Penglipuran mendapatkan penghargaan sebagai Desa Terbersih di Bali

Desa Batubulan Sukawati

Nama desa Batubulan Sukawati mungkin masih terdengar asing di telinga anda bukan? Meskipun demikian, desa wisata ini bukanlah tempat wisata baru di Bali. Lokasinya sendiri berada di Kecamatan Sukawati, Gianyar. Disini anda juga akan menemukan keunikan seperti adanya pertunjukan tari tradisional yakni Tari Barong hingga Legong. Harga yang ditawarkan untuk menonton pertunjukan tersebut sangat bervariatif, mulai dari 50 ribu hingga ratusan ribu untuk wisatawan lokal, tergantung dari tempat dan durasi pementasannya.

Desa Celuk Sukawati

Rekomendasi tempat wisata yang wajib dikunjungi di Bali berikutnya adalah desa Celuk Sukawati. Ini merupakan desa wisata yang berlokasi di kecamatan Sukawati, Gianyar. Lokasi juga cukup strategis karena dekat dengan beberapa tempat wisata penting seperti Bali Zoo Park. Adapun keunikan dari desa wisata ini adalah anda bisa melihat keunikan kerajinan perak dan anda juga bisa membelinya. Selain itu, ada beberapa pengerajin Perak yang menawarkan sensasi membuat perhiasan perak untuk anda sendiri, seperti cincin, kalung dan anting-anting.

Desa Budaya Kertalangu

Desa wisata ini memang tergolong sebagai tempat wisata baru di Bali yang berlokasi di kota Denpasaran tepatnya di Jalan Bypass Ngurah Rai no.88. Daya tarik yang disajikan oleh desa wisata ini antara lain panorama perkebunan dan persawahan yang akan membuat anda nyaman dan tenang.

Desa Budaya Kertalangu
Desa Budaya Kertalangu bukan sepenuhnya Desa Biasa, namun objek wisata yang sering dikunjungi untuk bersantai

Desa Ubud

Siapa yang tidak kenal dengan desa wisata keren di Bali yang satu ini? Ya, ini merupakan salah satu wisata yang cukup popular di Ubud. Daya tarik yang ditawarkan oleh desa ini adalah adanya pusat kesenian khas Bali seperti seni ukir, tarian hingga patung. Fasilitas dan akomodasi yag ada di desa ini juga cukup lengkap. Selain daya tarik yang ada di Puri Ubud, ada juga daya tarik sendiri di Pasar Seni Ubud. Kalau anda pintar nego, biasanya anda akan mendapatkan harga yang lebih murah untuk pernak pernik cantik yang bisa digunakan sebagai oleh-oleh. Ada juga museum Blanco, salah satu Museum Seni Lukisan terbesar di Bali milik Mario Blanco yang merupakan putera kedua dari Pelukis ternama Antonio Blanco.

Desa Ubud
Keunikan dan Ketenangan di Desa Ubud tidak perlu ditanyakan lagi

One Reply to “Melihat Keunikan Desa Wisata di Bali”

  1. Artikel menarik! Cocok banget nih buat yang mau berkunjung ke bali tapi nggak mau cari pantai doang 🙂

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *